Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan seremoni penuh harapan:
Pemotongan Tumpeng: Simbol syukur atas ilmu dan berkah yang telah diberikan guru.
Pelepasan Balon Harapan: Ratusan balon dilepas ke udara, membawa doa dan cita-cita agar nama baik sekolah dan masa depan siswa (Spensewu Bermartabat) terus melambung tinggi.
Momen HGN kali ini menjadi sangat emosional karena sekaligus menjadi panggung penghormatan dan perpisahan bagi dua guru terbaik yang telah lama mengabdi dan mendedikasikan diri mereka:
Bapak Erliyawan, S.Pd. (Guru Matematika): Sosok yang dikenal tegas namun sabar dalam mengajarkan logika dan berpikir kritis kepada siswa.
Bapak Drs. Agus Afandi (Guru IPS): Sosok yang bijaksana, yang senantiasa menanamkan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
Puncak dari keharuan terjadi saat sesi Sungkem Massal siswa kepada guru. Momen ini memiliki makna ganda: ungkapan terima kasih umum di Hari Guru, sekaligus salam perpisahan khusus bagi Bapak Erliyawan dan Bapak Agus Afandi.
Siswa-siswi berbaris dengan mata berkaca-kaca, memeluk dan mencium tangan kedua guru yang telah membimbing mereka selama ini. Tangis haru mewarnai lapangan sekolah, menunjukkan betapa mendalamnya ikatan batin yang telah terjalin.
"Kami tidak hanya mengucapkan selamat Hari Guru, tapi juga mengucapkan selamat menikmati purna dan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Erliyawan dan Bapak Agus Afandi. Ilmu dan keteladanan Bapak akan terus kami bawa. Kami doakan Bapak selalu sehat dan sukses di fase kehidupan berikutnya." — Pesan Perpisahan yang disampaikan perwakilan OSIS.
Perayaan HGN 2025 di SMP Negeri 1 Sukosewu telah menjadi pengingat kolektif bahwa sekolah adalah tempat lahirnya pemimpin, tempat tumbuhnya harapan, dan tempat di mana kenangan manis serta perpisahan yang mengharukan menjadi bagian dari proses pendewasaan.
.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar